TUJUAN NU

BERLAKUNYA AJARAN ISLAM YANG MENGANUT FAHAM AHLUSUNNAH WAL JAMA’AH UNTUK TERWUJUDNYA TATANAN MASYARAKAT YANG BERKEADILAN DEMI KEMASLAHATAN, KESEJAHTERAAN UMAT DAN DEMI TERCIPTANYA RAHMAT BAGI SEMESTA (PASAL 8 AYAT (2) ANGGARAN DASAR NU)

PIMPINAN RANTING NU DARUNGAN MASA KHIDMAT 2023-2028

RAIS SYURIYAH: Ust. ABD. ROZAQ (Pakeman, Dusun Jumbatan) bersama KETUA TANFIDZIYAH: Ust. ABU HASAN TOYIB (Lorkali, Dusun Krajan)

Minggu, 10 Maret 2019

OLIMPIADE ASWAJA, SARANA NU KIAN DIGANDRUNGI ANAK MUDA


Surabaya, NU Online
Seperti periode sebelumnya, Pengurus Wilayah (PW) Aswaja NU Center Jawa Timur menyelenggarakan Olimpiade Aswaja. Kegiatan dilangsungkan sebagai bagian dari memeriahkan hari lahir atau Harlah ke-96 NU. Kegiatan juga agar anak muda semakin kenal, gandrung, serta cinta jamiyah.

Aneka lomba dipertandingkan sebagai wahana semakin mengenalkan Aswaja kepada generasi muda. “Berbagai lomba ini sengaja kami buat agar para santri semakin akrab dan memiliki pemahaman mendalam terhadap Aswaja,” kata Kholida Ulfi Mubaroka, Senin (25/3). 

Tidak semata memiliki kepercayaan diri dengan Aswaja. “Peserta juga diharapkan bisa mendakwahkannya di berbagai media, termasuk media sosial,” kata Ketua Panitia Olimpiade Aswaja 2019 ini.

Para pemenang menerima hadiah pada puncak Harlah yang diselenggarakan Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Jawa Timur, Sabtu (23/3) lalu. 

Pada kesempatan itu hadiah seluruh katagori lomba diberikan langsung KH Marzuki Mustamar, Ketua PWNU Jawa Timur dan didampingi KH Abdussalam Sokhib selaku Wakil Ketua PWNU Jawa Timur. 

“Menyemarakkan hari lahir ke-96 NU, PW Aswaja NU Center Jawa Timur mengadakan olimpiade Aswaja bekerja sama dengan Lembaga Pendidikan Ma’arif NU Jawa Timur,” kata H Ahsanul Haq, saat memberikan informasi dan mengumumkan pemenang lomba olimpeda Aswaja NU Center Jawa Timur.

Pemenang lompa pidato juara pertama adalah Mochammad Zikni Amiruddin dari MAN 4 Jombang, Pondok Pesantren Mambaul Ma'arif Denanyar Jombang. Juara II diraih M Hamdan Al Makki dari Mamba'ul Hikam Sidoarjo. Juara III M Afifullah Al Asy'ari dari PP Zainul Hasan Genggong. 

Sedangkan juara harapan I diraih Salsabyla Nuril Ula dari SMA Progresif Bumi Shalawat Sidoarjo, Harapan II Mochamad Abdi Rohman Firdaus dari MA Al Hidayah Termas dan Harapan III Mahfud Ali dari SMA Sunan Giri.

Untuk juara lomba debat, juara I diraih Pesantren Nurul Qarnain. Juara II direbut Pesantren Nurul Islam Jember, sedangkan juara III diraih MA Al Ma'arif Singosari Malang. Untuk juara Harapan I diraih dari SMAN 1 Sooko. 

Katogori lomba cerita pendek, juara I diraih Afifah Shinta Nur Aida dari MA Putri Ma’arif Ponorogo dengan judul Oh God, Marry Me Please. Juara II Diah Afuquyyum dari SMA Progresif Bumi Shalawat dengan judul Pulang, dan juara III diraih Shinta Safa Ranyya Bachris dari MAS Manbaul Hikam Sidoarjo dengan judul Santun untuk Negeri.

Sedangkan untuk katogori lomba meme juara I diraih Wahyu Agus Arifin dari PC IPNU Ponorogo. Juara II Fery Varobiey dari PK IPNU MA Nasy Atul Muta'allimin, dan juara favorit diraih oleh M Evan Darryl Ishaq dari MA Al-Maarif Singosari Malang.

Sumber: http://www.nu.or.id

Minggu, 03 Maret 2019

PENGURUS RANTING LAZISNU DI BANYUWANGI SEMAKIN MASIF BERGERAK


Dokumentasi banyuwangi.nu.or.id 

pcnubwi . Tiada hari tanpa memberikan bantuan, itulah komitmen Pengurus Cabang Lazisnu Banyuwangi. Bukan hanya di tingkatan cabang, tetapi hal ini juga dilakukan hingga di tingkatan ranting. Seperti yang dilakukan oleh UPZIS Nahdlatul Ulama Ranting Sumberarum Songgon. Bekerja sama dengan Pengurus Ranting GP Ansor, komitmen dalam menjalankan program memberikan bantuan kepada yang membutuhkan selalu dilakukan setiap saat.

Hari ini (6/1/2019), tanpa kenal lelah mereka memberikan bantuan kepada Irfan (49). Laki-laki yang beralamat di RT 04 RW 01 Dusun Sumberasih Sempol Balian Desa Sumberarum ini sudah lama menderita penyakit diabetes dengan kadar gula tinggi. Tak pelak, hal ini mengharuskan dirinya untuk opname selama enam hari di RSUD Genteng.

Menurut penuturan Ketua Ansor Ranting Sumberarum Mohammad Hariyanto mengungkapkan bahwa yang mendapat bantuan kali ini adalah sosok tulang punggung keluarga yang sehari-harinya bekerja sebagai pencari sayur pakis di kebun, dimana setiap harinya hanya mendapatkan penghasilan sebesar 15ribu sampai 40ribu rupiah. Sedangkan anggota keluarga yang menjadi tanggungannya saat ini adalah enam orang.

“Kami teman-teman Lazisnu dan Ansor merasa ikut bertanggung jawab, mudah-mudahan upaya seperti ini bisa istiqomah kita lakukan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua UPZIS Sumberarum Samsul Hadi mengatakan untuk saat ini bantuan yang diberikan adalah uang tunai tambahan biaya berobat.  Selain alasan kemanusiaan, penerima bantuan Lazisnu Sumbeararum kali ini juga merupakan aktvis NU di desanya.

“Beliau Pak Irfan sangat aktif dalam kegiatan-kegiatan keagamaan di lingkungannya, khususnya di kegiatan NU,” tambahnya.

Semenjak diselenggarakan Madrasah Amil oleh PC Lazisnu Banyuwangi di Kecamatan Songgon beberapa waktu lalu, upzis-upzis di wilayah Songgon semakin sering memberikan program-program bantuannya kepada masyarakat yang membutuhkan. “Sebulan sekali minimal ada tiga dhuafa yang selalu kita bantu. Mudah-mudahan seiring waktu akan terus bertambah,” pungkasnya.


Sumber: http://banyuwangi.nu.or.id.

Minggu, 17 Februari 2019

NU DARUNGAN BERUPAYA MEMPERKUAT UKUWAH JAM’IYYAH

Suasana serambi masjid NURIS Addawud

NUDarungan. Bertempat di Masjid Nurul Islam Addawud dusun Sumberbulus pada hari Ahad Pon, tanggal, 12 Jumadil Akhir 1440 H / 17 Februari 2019 M, diselenggarakan Silaturrahmi Ta’mir Masjid, Musholla, dan Nahdliyyin bersama pengurus ranting NU Darungan berjalan dengan lancar. Acara yang dihadiri oleh jajaran pengurus ranting NU Darungan, Kepala Desa beserta perangkat desa Darungan, POLSEK Tanggul dan tim SIMAS KUA Tanggul ini sekaligus penyerahan stiker nomor ID masjid oleh KUA Kec. Tanggul kepada masjid yang sudah mendaftar.

Kegiatan rutin NU Darungan ini sesuai undangan Nomor : 073/PR/Tanf/L-32.23.003/I/2019, tanggal, 19 Jumadil Awwal 1440 H / 25 Januari 2019 M dengan hadroh asuhan Ust. H. Ach Taufiq yang juga Rais Syuriyah ranting NU Darungan diadakan sekaligus memperkuat ukuwah Islamiyah, dan ukuwah jam’iyyah, karena eksistensi NU harus hadir ditengah-tengah masyarakat, apalagi bulan-bulan ini mendekati hajatan demokrasi yaitu PILPRES, PEMILU dan PILKADES. Sebagaimana dalam sambutan bapak H. Kulsum Efendi. “Saya pesan kepada pengurus NU (Ranting desa Darungan), mari NU jangan sampai ditunggangi dengan politik (kampanye/politik praktis, red). Mari kita bersama-sama menjaga kenyamanan desa Darungan.” Ujar Kepala Desa Darungan ini. Masih menurut H. Kulsum Efendi, “… mari NU Darungan membantu kinerja pemerintahan desa, agar pemerintah desa lebih semangat berjuang dalam mensukseskan program-program desa, dan semangat dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.” pungkasnya yang sekaligus A’wan Majelis Wakil Cabang NU Tanggul ini.

NU bersama jamaah/nahdliyyin bersatu padu dalam menciptakan perdamaian desa Darungan, sudah menjadi tradisi dikalangan masyarakat, banyak pengurus, tokoh, dan aktivis NU dalam hajatan demokrasi ikut andil dalam mensukseskannya, yaitu dengan menjadi petugas KPPS, pengawas, pemantau, dan juru damai ditengah-tengah masyarakat. Pertemuan NU Darungan murni dakwah, hal ini sesuai amanah konstitusi NU (AD/ART), dan keputusan NU Darungan dalam konteks politik praktis. Sudah menjadi konsensus disetiap pertemuan bahwa NU Darungan menjadi juru damai, dan menyejukkan. Andaipun ada pengurus NU yang tidak mematuhi ketentuan di NU, sudah dipastikan akan mendapat teguran, sampai sidang tabayyun dikantor sekretariat Ranting NU Darungan seperti yang sudah pernah terjadi pada tahun 2014an. sz

Senin, 14 Januari 2019

MURNI SAFARI SILATURRAHMI (NAHDLIYYIN)

Ilustrasi foto: Dokumen NU Darungan


nudesadarungan.blogspot.com. mengawali kata sambutannya, ketua Ta’mir Masjid Baitul Muttaqin Pakeman dusun Jumbatan. Ust. Badrut Tamam. “terima kasih kehadirannya, dan ini pertemuan murni dakwah, tidak ada kepentingan politik (politik praktis/kampanye) disini, kita disini niat safari silaturrahmi sesama nahdliyyin dan yang saya tahu, pengurus melarang keras kegiatan NU Darungan digunakan untuk politik (kampanye), kita doakan pengurus NU, sesepuh Darungan selalu dalam lindungan Allah Swt dalam menjalankan tujuan NU.” Tegasnya yang diamini oleh jamaah yang hadir dalam acara Forum Ta’mir Masjid, Musholla dan Nahdliyyin desa Darungan Kec. Tanggul di Masjid Baitul Muttaqin Pakeman dusun Jumbatan (13/1).

Sementara menurut, H. Ach Taufiq. “Kami mengapresias semangat dari para ta’mir masjid dan musholla, panjengan bersusah payah, meninggalkan rutinitas pekerjaan (disawah, dikebun, dll) hari ini hanya untuk membenahi (pola manajemen) masjid yang dipimpinnya sesuai tata cara Negara, salah satunya seperti pendaftaran masjid ini untuk mendapatkan nomor ID, terima kasih semangatnya, semoga kedapan tambah semangat. Semoga kita semua diberi oleh Alloh Subhanalloh Ta’ala keridlo’an dalam melangkah kedepan.” Ujarnya disela-sela kegiatan.

Informasi dan himbauan dari tim SIMAS KUA Kec. Tanggul “bahwa kurang lebih ada seratus buku nikah milik warga (desa) Darungan yang belum diambil di KUA Tanggul, kami berharap dan menghimbau kepada warga yang sudah menikah dan belum diambil buku akta nikahnya supaya mendatangi KUA Tanggul pada jam kerja (pukul 07.30 – 15.30 WIB, hari Senin – Jum’at. Red) dengan membawa KTP/KK”.

Sementara sumbangan jamaah pada acara ini terkumpul sebesar Rp. 279.000 (dua ratus ribu rupiah) yang nanti akan digunakan untuk tambahan dana pengajian Isro' Mi'roj Nabi Muhammad Saw. kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pengurus Nahdlatul Ulama’ Ranting Darungan, anak Ranting, pengurus/anggota Ta’mir Masjid dan musholla, pengurus MWC NU Tanggul, petinggi BPD, perangkat desa, RT/RW setempat dan jamaah masjid setempat. sz

Minggu, 13 Januari 2019

TA'MIR ANTUSIAS MENDAFTARKAN MASJIDNYA


 
Tim SIMAS memberi penjelasan
nudesadarungan.blogspot.com. Forum Ta’mir Masjid, Musholla dan Nahdliyyin desa Darungan Kec. Tanggul Kab. Jember, mendapatkan apresiasi dari Pengurus Ranting NU Darungan, sebagaimana dalam surat undangan nomor: 067/PR/Tanf/L-32.23.003/XII/2018, tanggal, 11 Rabiul Akhir 1440 H  / 19 Desember 2018 M, acara yang dilaksanakan pada hari Ahad Pon, pada tanggal 7 Jumadil Awal 1440 H / 13 Januari 2019 M di Masjid Baitul Muttaqin Pakeman dusun Jumbatan, yang biasanya hanya diisi dengan pembacaan surat yasin, tahlil, istighotsah, sholawat nabi dan sambutan-sambutan akan tetapi kali ini dihadiri oleh tim SIMAS (Ust. Alimul Ghoni, Ust. Nawawi, dan Ust. Toripun. Red) dari Kantor Urusan Agama (KUA) Kec. Tanggul yang langsung melayani pengurusan SIMAS (pengumpulan berkas masjid dan musholla. Red).

Kali ini tidak hanya memberikan penjelasan namun lebih pada fokus pada pengecekan ulang yaitu identitas masjid beserta nama-nama pengurus ta’mirnya sesuai data yang dipegang oleh Penyuluh Agama Islam Non PNS Wilayah Kerja desa Darungan, Ust. Toripun. Namun sebelum itu, tim SIMAS menjelaskan bahwa ada kurang lebih seratus buku nikah milik warga (desa) Darungan yang belum diambil di KUA Tanggul, tim menghimbau supaya kepada warga yang belum diambil buku nikahnya supaya mendatangi KUA Tanggul pada jam kerja (pukul 07.30 – 15.30 WIB, hari Senin – Jum’at. Reddengan membawa KTP/KK.

Kembali pada SIMAS tadi, sebagaimana telah di jelaskan pada pertemuan sebelumnya (Ahad Pon, 1 Rabiul Akhir 1440 H / 9 Desember 2018 M di Masjid Miftahul Hasan Karangjati dusun Krajan yang lalu. Red). Bahwa pada hari ini (7 Jumadil Awal 1440 H / 13 Januari 2019 M. Red) bagi yang sudah selesai berkas-berkas yang dibutuhkan supaya dikumpulkan untuk diproses pada aplikasi SIMAS, dari 23 masjid yang ada di desa Darungan, ada beberapa yang belum melengkapi, ada pula Ta’mir masjidnya belum bisa hadir. Setelah berkoordinasi akhirnya berkas yang belum lengkap supaya dilengkapi seraya ta’mir masjid bermusyawarah dalam mengisi formulir pendataan masjid yang diberikan oleh tim dari KUA Tanggul.

Sementara menurut, Ust. Abu Hasan Toyyib. “Subhanallah, sangat bersyukur saya, sangat bangga dan mengapresiasi kerja dan pelayanan dari KUA, libur-libur begini (diluar jam dinas. Red) masih melayani warga (dalam SIMAS), kita berdoa, kita semua diberi kesehatan dan Alloh Subhanalloh Ta’ala meridlo’i niat dan langkah kita dalam memaksimalkan (fungsi) masjid kedepan.” Ujarnya disela-sela kegiatan.

Acara ini dihadiri oleh Anak Ranting, Ta’mir Masjid dan musholla, pengurus MWC NU Tanggul, BPD, perangkat desa, RT/RW setempat serta jajaran pengurus Ranting NU Darungan yaitu H. Ach. Taufiq (Rais), H. Nasrulloh, H. Basori Alwi, Sudin, H. Baidowi, (Wakil-wakil Rais), Ust. Abd Rozaq, H. Ach. Suparto, Ust. Hanafi (katib dan wakilnya), Ust. Samari / P. Muhammad, Ust. Sulaiman, Ust. Nurkholis, P. Muda, Ust. Nawawi, Ust. Suraji, P. Muci, Ust. Sahrim, Ust. Abu Hasan Toyyib, Ust. Mistu / P. Muzakkir, Ust. Sutiono / P. Firman, Ust. Nursalim / P. Ubed, Ust. Masyhuri P. Imam, Ust. Nurul Mustofa Arifin (Ketua dan wakilnya), Ust. Suparmanto, Ust. Sunarso Adi Putra / P. Haris (Sekretaris dan wakilnya), Ust. Abdul Jalil P. Laela, M. Holil / P. Sup (Wakil-wakil Bendahara), dan Syaifudin Zuhri (Kesekretariatan). sz


Minggu, 09 Desember 2018

NU DARUNGAN SOSIALISASI SIMAS DAN WAKAF MASJID / MUSHOLLA

Dokumen NU Darungan
nudesadarungan.blogspot.com. Dalam rangka memperkuat akidah islam Ahlussunnah Wal Jamaah dan ukuwah jam’iyyah, serta ukuwah islamiyah sebagaimana sesuai undangan pengurus ranting NU Darungan Kec. Tanggul Kab. Jember, nomor 063/PR/Tanf/L-32.23.003/XI/2018, tanggal 17 Rabiul Awwal 1440 H / 25 November 2018 M tentang kegiatan silaturrahmi nahdliyyin atau Forum Silaturrahmi Ta’mir Masjid se-desa Darungan bersama Ranting NU Darungan pada hari Ahad Pon, 1 Rabiul Akhir 1440 H / 9 Desember 2018 M.

NU mendatangkan dari KUA Tanggul guna mensosialisasikan SIMAS (Sistem Informasi Masjid dan Musholla) kepada jamaah Forum Silaturrahmi Ta’mir Masjid se-desa Darungan bersama Ranting NU Darungan di Masjid Miftahul Hasan Karangjati dusun Krajan. Menurut bapak Alimul Ghoni,” SIMAS ini penting sebagai identitas masjid dan musholla, perlindungan hukum, serta sebagai salah satu persyaratan dalam pengajuan permohonan dana kepada pemerintah.” Tandas Penyuluh Agama Islam Non PNS Kantor Urusan Agama Kec. Tanggul sekaligus Sekretaris Ta’mir Masjid (bersejarah) Al-Mustaqim Curahbamban desa Tanggul Wetan Kec. Tanggul ini.

Sosialisasi ini mendapat respon positif dari jamaah yang hadir, hal ini dibuktikan dengan ada 3 penanya. nudesadarungan.blogspot.com. mencatat inti pokok pertanyaan dari jamaah. Pertama, Lora Ach Sybli bertanya dan usul tentang kemudahan dalam pengumpulan berkas SIMAS dan lain sebagainya. Kedua, Bapak Nur Untung dari PTPN XII Zeelandia Afdeling Petung Tulis, bertanya bagaimana dengan masjid yang ada di wilayah perkebunan (PTPN XII Zeelandia). Dan ketiga, Ust. Abd Rozaq, solusi jika pihak wakif tidak berkenan diakta/didata dengan berbagai alasan dan lain sebagainya.

Pertanyaan, usulan, dan tanggapan-tanggapan telah di jawab oleh KUA Tanggul dengan baik dan tuntas, nanti akan dibantu oleh Kesekretariatan NU Darungan, dalam permasalahan administrasi sehingga akan tertangani dengan cepat, hal ini juga sesuai arahan dan harapan dari bapak kepala Desa Darungan (H. Kulsum Efendi) belum lama ini yang disampaikan kepada pengurus NU Darungan di kediamannya.

Adapun persyaratan dalam SIMAS ini adalah: SK Kepengurusan / susunan pengurus ta’mir masjid / musholla yang diketahui Kepala Desa, Ikrar / Surat Keterangan dari desa /Akta Wakaf masjid / musholla, foto masjid dari depan, samping, belakang, pengimaman, dan kamar mandi. Persyaratan pengajuan SIMAS dan AKTA WAKAF  masjid dan musholla tidak dipungut biaya (gratis) cukup ta’mir masjid menyediakan materai cukup, dan foto kopi sesuai ketentuan.

Acara ini dihadiri oleh pengurus Ta’mir Masjid dan musholla, Wakil Ketua MWC NU Tanggul, kecamatan Tanggul, POLSEK Tanggul (Babinkantibmas desa Darungan), BPD, RT/RW setempat, perangkat desa Darungan serta jajaran pengurus Ranting NU Darungan dengan jumlah 85 jamaah.

POLISI BINA WARGA

Dok. NU Darungan

nudesadarungan.blogspot.com. terkenal dengan tegas, familiar dan lantang dalam menyampaikan hal-hal yang berkaitan dengan tugasnya, ya dialah BABINKANTIBMAS desa Darungan, Bripka H. Totok Wahyudiantoro, S.Pd. dari Kepolisian Sektor (POLSEK) Tanggul dalam kegiatan silaturrahmi nahdliyyin atau Forum Silaturrahmi Ta’mir Masjid se-desa Darungan bersama Ranting NU Darungan pada hari Ahad Pon, 1 Rabiul Akhir 1440 H / 9 Desember 2018 M di Masjid Miftahul Hasan Karangjati dusun Krajan.

Beliau sedikit bercerita pengalaman baru bertugas di desa Darungan, “sekitar 5 bulanan saya bertugas di desa Darungan ini, Alhamdulillah banyak hikmah yang bisa diambil, baru bertugas sudah mendapat kasus atau permasalahan dilapangan, mulai minjam anaknya orang (membawa gadis dibawah umur dalam beberapa hari. Red), pencurian ayam, trek-trekan anak muda-muda, dan lain sebagainya. Meskipun begitu (menurut saya) banyak barokahnya, banyak hikmahnya, karena saya lebih banyak mengenal, silaturrahim dengan warga Darungan. Tugas saya ini membina warga agar ketertiban dan keamaan desa ini terjaga, tentu warga juga harus kompak (ikut serta) menjaganya dan saya yakin desa Darungan ini menjadi desa yang baik, aman, dan kondusif.” Ujar polisi Brigadir Polisi Kepala (Bintara Tingkat Empat) ini dengan opmitis.

Masih kata Bripka H. Totok Wahyudiantoro, S.Pd., “saya titip, dan ini saya selalu sampaikan pada forum-forum pertemuan di desa Darungan, tertib lalu lintas. Jangan sampai warga Darungan ada yang tidak mematuhi lalu lintas, muda-muda khususnya, tolong bapak-bapak yang hadir ini sama-sama menjaga saudara, tetangga, dan teman bersama-sama menciptakan kondisi yang baik. Tidak lupa juga di tahun ini (tahun politik) hampir ada PEMILU, dan PILPRES mari kita jaga kerukunan dan kondisi lingkungan kita bersama, hanya karena beda pilihan jangan (mau) pecah belah, kerukunan kita lebih pentingkan dan utamakan.” Pungkas Kepala Unit (KANIT) Provost POLSEK Tanggul ini dengan semangat berapi-api.

Acara ini dihadiri oleh KUA Tanggul, Ketua BPD dan jajaran, RT/RW setempat, perangkat desa Darungan, Ta’mir Masjid dan musholla, Wakil Ketua MWC NU Tanggul, kecamatan Tanggul, serta jajaran pengurus Ranting NU Darungan dengan jumlah 85 jamaah.

NU PEDULI SIMAS DAN WAKAF MASJID/MUSHOLLA

Dok. NU (suasana asrokol badru)
nudesadarungan.blogspot.com. Dalam memberi pencerahan, dan pemahaman betapa pentingnya SIMAS dan akta wakaf masjid / musholla kepada pengurus ta’mir masjid didesa Darungan Kec. Tanggul Kab. Jember, Ranting NU Darungan mendatangkan pihak KUA (Kantor Urusan Agama) Kec. Tanggul untuk memberikan penjelasan kepada masyarakat khususnya Ta’mir masjid didesa Darungan tentang wakaf masjid. Acara yang digelar pada hari Ahad Pon, 1 Rabiul Akhir 1440 H / 9 Desember 2018 M di Masjid Miftahul Hasan Karangjati dusun Krajan ini mendapat antusias dari ta’mir masjid yang hadir.

Acara yang dikemas dengan forum silaturrahmi ta’mir masjid yang diawali dengan pembacaan surat yasin, tahlil, istighotsah, dan sholawat nabi yang digelar setiap bulan ini, sengaja dikemas dengan tema dan penyaji/nara sumber yang berbeda sesuai bidangnya, jika dibidang KANTIBMAS (keamanan dan ketertiban masyarakat), NU menghadirkan pihak kepolisian sektor Tanggul, pemerintahan menghadirkan camat / sekcam Tanggul atau kepala desa Darungan, BPD, pernah juga tentang fiqih yang dihadirkan tim Bahtsul Masail Jember.

Agenda rutin dari masjid ke masjid ini mendapat tanggapan positif dari jamaah yang hadir, salah satunya Abdul Jalil, “sangat bagus, dapat ilmu (wakaf masjid. Red) langsung dari KUA (sesuai ahlinya).” Ujar warga Karangjati dusun Krajan ini. Masih menurut Abdul Jalil, “kami sangat membutuhkan penjelasan tentang wakaf masjid ini, kami jadi paham betapa pentingnya akta wakaf masjid untuk perkembangan masjid itu sendiri. Saya mengucapkan terima banyak kepada KUA, utamanya NU (Ranting Darungan. Red) yang punya ide, inisiatif mengadakan acara ini.” imbuh salah satu pengurus ta’mir masjid Miftahul Hasan ini.

Menurut Ustad Abu Hasan Toyyib, “kami berharap penjelasan dari KUA nanti menjadi perhatian dan ilmu buat warga Darungan khususnya ta’mir masjid dan musholla, betapa pentingnya masjid dan musholla ada (akta) wakafnya.” Harap Ketua Ranting NU Darungan. Sebelum acara dimulai, nudesadarungan.blogspot.com. konfirmasi dengan Ustad Abu Hasan Toyyib, “catatan kami (NU Darungan), masjid di desa ini (Darungan) ada 23 masjid, yang sudah punya akta wakaf masih 5 masjid, jadi masih kurang 18 masjid lagi. Kita berupaya membantu ta’mir masjid dalam mengelola masjid dengan baik, benar dan sesuai perkembangan jaman juga sesuai syariat dan hukum positif peraturan perundang-undangan negara Indonesia.” Ujar yang juga Ketua Karang Taruna Desa Darungan ini.

Masih menurut Ustad Abu Hasan Toyyib, “Mohon maaf, sesuai keputusan musyawarah pengurus NU Darungan, kegiatan ini tidak ada mamimat (makan minum berat), cukup air dan kue seperti ini (seraya memandang minuman dan kue yang ada didepannya). Agenda tahunan dibulan Rajab ini, NU Darungan akan mengadakan pengajian dalam rangka Peringatan Isra’ Mi’roj Nabi Besar Muhammad Saw, ini butuh biaya tidak sedikit, kami berupaya dan pada akhirnya dalam keputusan musyawarah (Sabtu, 24 Rabiul Awwal 1440 / 1 Desember 2018) NU Darungan akan mengadakan tour wisata religi wali limo plus gus dur dengan biaya Rp. 150.000/orang, mohon yang mau berpartisipasi hubungi pengurus NU terdekat, atau koordinator ziaroh H. Nasrullah (Durinan) dan Ust Masyhuri / P. Imam (Karangjati). Sampaikan juga kepada keluarga, tetangga dan teman bagi yang akan berpartisipasi kegiatan NU ini.” Harap ketua NU yang juga A’wan Majelis Wakil Cabang NU Tanggul ini.

Tambahan informasi ziaroh sebagai berikut: 1) biaya dapat dicicil mulai sekarang sampai H-7 pemberangkatan. 2) peserta ziarah diutamakan warga Darungan, kecuali kuota kurang dapat nambah warga diluar desa Darungan. 3) pengurus NU Darungan berkewajiban berpartisipasi dan mengajak anggota lain minimal 5 orang. Sementara pengurus Ranting NU Darungan berjumlah 37 orang dengan anak ranting 18 masjid.

Acara ini dihadiri oleh KUA, Ta’mir Masjid dan musholla, Wakil Ketua MWC NU Tanggul, kecamatan Tanggul, POLSEK Tanggul (Babinkantibmas desa Darungan), BPD, RT/RW setempat, perangkat desa Darungan serta jajaran pengurus Ranting NU Darungan dengan jumlah 85 jamaah.

Minggu, 02 Desember 2018

SILATURRAHMI TOKOH NU DARUNGAN

Ilustrasi: Sekretariat Ranting NU Darungan

nudesadarungan.blogspot.com. untuk kesekian kalinya pengurus ranting NU Darungan Kec. Tanggul Kab. Jember, menggelar silaturrahmi jam’iyyah setiap malam ahad. Kegiatan yang dilaksanakan pada hari sabtu malam Ahad, 24 Rabiul Awwal 1440 H / 1 Desember 2018 M di Kantor Sekretariat Ranting NU Darungan dengan nomor surat 062/PR/Tanf/L-32.23.003/XI/2018, tertanggal 10 Rabiul Awwal 1440 H / 17 November 2018 M membahas banyak hal, tentunya untuk kepentingan warga desa Darungan dan persatuan Jam’iyyah.

Meskipun sering bersilaturrahmi antar pengurus, serta pengurus dengan nahdliyyin, namun malam ini tidak hanya sekedar silaturrahmi tetapi diadakan tahlilan dan memutuskan rencana agenda kedepan. Turut hadir jajaran Syuriyah turut hadir Ust. Ach Sibli Azroi (Karangjati), H. Nasrulloh (Durinan), bapak Sudin, S.Pd. ( PTPN Petung Tulis), Ust. Suraji (Karangjati/A’wan). Sedangkan Tanfidziyah ada Ust. Abu Hasan Toyyib (Lorkali/ Ketua NU), didampingi oleh Ust. Nursalim (Jumbatan/wakil ketua III), Ust. Masyhuri P. Imam (Karangjati/wakil ketua IV), Ust. Suparmanto (Krajan/ Sekretaris), Zainul Haqiqi (Karangjati/bendahara), Ust. Abdul Jalil P. Laela (Karangjati). Sedangkan dari unsur pengurus NU ada bapak Syaifudin Zuhri (Krajan/Kesekretariatan), dan Ust. Zainullah (Durinan/Anak Ranting).

Acara dimulai dengan tahlil, dipimpin oleh H. Nasrulloh dan doa penutup oleh Ust. Ach Sibli Azroi.