TUJUAN NU

BERLAKUNYA AJARAN ISLAM YANG MENGANUT FAHAM AHLUSUNNAH WAL JAMA’AH UNTUK TERWUJUDNYA TATANAN MASYARAKAT YANG BERKEADILAN DEMI KEMASLAHATAN, KESEJAHTERAAN UMAT DAN DEMI TERCIPTANYA RAHMAT BAGI SEMESTA (PASAL 8 AYAT (2) ANGGARAN DASAR NU)

PIMPINAN RANTING NU DARUNGAN MASA KHIDMAT 2023-2028

RAIS SYURIYAH: Ust. ABD. ROZAQ (Pakeman, Dusun Jumbatan) bersama KETUA TANFIDZIYAH: Ust. ABU HASAN TOYIB (Lorkali, Dusun Krajan)

Sabtu, 05 Oktober 2024

FUNGSIONALISASI SEKRETARIS

FUNGSIONALISASI SEKRETARIS

(Studi kaji pengembangan manajemen organisasi)

Oleh: SYAIFUDIN ZUHRI

 

Menjadi pengurus/pengelola/penanggung jawab organisasi, lembaga, komunitas non profit salah satunya di Nahdlatul Ulama/badan otonom NU merupakan tugas mulia, karena tanpa gaji/tunjangan/insentif, murni bertugas dengan hati dengan segala tuntutannya.

Salah satu posisi penting dalam organisasi adalah sekretaris dimana secara umum, Sekretaris adalah orang yang membantu pimpinan dalam mengelola keperluan administrasi dan operasional. Pimpinan dalam NU yaitu Rais Syuriah dan Ketua Tanfidziyah, pimpinan dalam badan otonom NU terdiri dari ketua dan wakil ketua, termasuk sekretaris sendiri sebagai pimpinan operasional.

Selama ini kebanyakan orang khususnya (maaf) di wilayah kecamatan Tanggul. Sekretaris hanya dijadikan juru tulis, pembuat undangan, daftar list dan persuratan lainnya. Memang ini tidak salah, namun (sangat) sempit pemahaman dan tata kelola seperti itu bila dibandingkan dengan klaim mayoritas "NU organisasi terbesar di Indonesia bahkan di dunia" karena tolak ukur hanya jumlah (kuantitas) bukan kualitas.

Untuk itu, mengembangkan pola pikir seorang sekretaris penting dilakukan oleh semua pihak, disadari/tidak, pola pikir seorang pengurus dapat menjadi bagian tolak ukur kemajuan organisasi (salah satu indikatornya yaitu sistem yang kuat). Pola pengkaderan selama ini di NU masih belum optimal karena tidak bersifat spesialisasi penugasan namun lebih ke pendalaman pola pikir kader, maka dari itu terlepas sudah ikut pengkaderan/tidak, seorang Sekretaris hendaknya banyak membaca dan memahami pedoman organisasi seperti AD/ART, PERKUM dan lainnya, di BANOM ada PD/PRT, POA, Peraturan pimpinan dan lainnya. Setelah paham ketentuannya, harus diimplementasikan dengan segala pengembangannya. Karena di NU / BANOM NU tidak kaku seperti sistem administrasi birokrasi. Maka sangat membuka peluang berekspresi dan bereksperimen dalam pengembangan manajemen organisasi buat Sekretaris dan/posisi kepengurusan lainnya.

 

Berikut pengembangan pola pikir Sekretaris yang perlu mendapat perhatian bersama:

 

1.    Sebagai penerjemah. apa saja yang muncul dari pengurus/pimpinan baik dirapat, diskusi, grup WA/lainnya, hendahnya diterjemah dan dikaji dengan memperhatikan aspek-aspek lain, seperti ketentuan/regulasi ke-NU-an, perkembangan negara sampai desa, potensi yang ada dan lain sebagainya. Disaat ketua/pengurus/pimpinan menyampaikan, "(bagaimana) nanti kita rencana kan, seperti itu ada/berkembang/maju" atau "kapan ya, kita punya ini, itu", "kapan ya kita maju dibidang ini, itu". Semuanya ada catatan/notulennya, sewaktu-waktu dibutuhkan tinggal eksplor dan publis kepada yang membutuhkan/pihak terkait.

2.    Pusat Data dan Informasi. Ini sebenarnya akibat saya baca AD/ART NU, PERKUM NU, sebagian dari PD/RT BANOM NU saya jadi tahu dan mengerti, bahwa salah satu fungsi Sekretaris sebagai Pusat Data dan Informasi bahkan dalam perkembangannya juga berfungsi sebagai pusat kajian keorganisasian, TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi). Kata lain, posisi Sekretaris sebagai dapurnya organisasi. Seperti dalam penyusunan Surat Keputusan, surat edaran, dll. Catatan keuangan dan asset / barang juga Sekretaris harus punya datanya sebagai arsip organisasi meski tidak pegang barangnya. Komplit sekali tugas Sekretaris, maka biasanya disebut dengan istilah pemimpin/Kepala Kesekretariatan. Dari pengalaman sebelumnya, disaat saya tahu / diberitahu jika ada salah satu pengurus menghadiri acara yang mengatasnamakan (pengurus) NU, harus diingatkan bahwa hasilnya diminta/dikirim/diceritakan, minimal jadi arsip sebagai bukti kelak dan pasti dibutuhkan sewaktu-waktu. Kalau perlu (harusnya) disosialisasikan kepada pengurus lainnya sesuai kebutuhan, baik dalam forum/edaran/nama lain.

3.    Fokus bertugas, secara umum Fokus diartikan sebagai: memusatkan perhatian, menemukan titik pusat, kemampuan berkonsentrasi, unsur yang menonjolkan suatu bagian kalimat, Pemrosesan informasi secara sadar dan niat. Indikator fokus salah satunya konsen dengan satu tugas/posisi. Disaat orang dipercaya menjadi Sekretaris belum/tidak bisa komputer, kan masih bisa minta bantuan ke wakil Sekretaris/orang lain, cukup beli flash disk/simpan file di HPnya, Tetapi bila orang sudah asyik,aman dan nyaman dengan ketidak fokusannya, ini akan sulit dirubah pola pikirnya, disatu sisi bertindak sebagai posisi yang tidak ada kaitannya dengan manajemen administrasi/operasional disisi lain menjadi penanggung jawab mengelola keperluan administrasi dan operasional organisasi. Di NU / BANOM NU sangat tepat sekali dan jelas tertulis dalam ketentuan/regulasi ke-NU-an. Rangkap posisi tidak diperkenankan (dilarang), namun larangan ini seringkali kita sendiri yang melanggar, banyak faktor penyebabnya, namun yang paling utama mind site, pola pikir yang masih lemah, kelemahan pola pikir disebabkan enggan belajar ketentuan/regulasi ke-NU-an sendiri. Saya seringkali tidak bisa hadir secara fisik dalam acara NU diatas Ranting NU, namun minimal saya tahu ada acara, tidak cukup tahu, tapi dimasukkan dalam agenda surat (memudahkan pencarian saja) / agenda kegiatan (bila memiliki) di laptop/buku besar/Induk organisasi yang dipegang Sekretaris/diletakkan di sekretariat.

 

Semua tulisan diatas merupakan pengalaman saya pribadi dan pernah dilakukan meski belum optimal. Berkaitan dengan adanya WAG khusus ini, posisi kita makin baik dalam legitimasi dan sistematis harapannya.

 

Kurang lebihnya mohon maaf dan dimaafkan. saran dan masukan sangat diharapkan sesuai keadaan yang ada.

 

Darungan, 1 Rabiul Akhir 1446 H / 5 Oktober 2024 M

SYAIFUDIN ZUHRI

WA. 085233338519