![]() |
| Tim Media PRNU |
Mati saat melahirkan anak hasil zina ?
Oleh:
Ngaji Turats
Permasalahan:
Seorang
perempuan berzina hingga hamil. Ketika melahirkan anak hasil perzinaan
tersebut, ia meninggal dunia.
Pertanyaan
:
Salah
satu golongan yang mendapatkan pahala syahid adalah perempuan yang meninggal
karena melahirkan. Lalu, bagaimana jika yang dilahirkan adalah anak hasil zina?
Apakah ia tetap dihukumi mati syahid?
Jawaban
:
Ya.
Perempuan yang meninggal dunia karena melahirkan anak hasil zina tetap dihukumi
sebagai syahid. Sebab, kematiannya disebabkan oleh proses persalinan, bukan
oleh perbuatan zina itu sendiri.
Adapun
apabila seorang perempuan meninggal dunia akibat sengaja menggugurkan
kandungannya, maka ia tidak dihukumi sebagai syahid. Sebab, kematiannya terjadi
karena perbuatan maksiat yang menjadi penyebab kematiannya.
Sebagaimana
di Jelaskan dalam kitab Al-Fiqh al-Islami wa Adillatuhu, juz 2, hlm. 562
وإذا مات بسبب المعصية فليس بشهيد فالمرأة التي تموت
بالولادة من الزنا الظاهر أنها شهيدة، أما لو تسببت امرأة في إلقاء حملها فليست
بشهيدة للعصيان بالسبب، ومن ركب البحر لمعصية أو سافر آبقًا (هاربًا) أو ناشزة
فمات فليس بشهيد.
Wallohu
a'lam
📚 Al-Fiqhul Islami wa Adillatuhu, juz 2, hlm. 562.
Editor:
tim media PRNU Darungan
